Tribunksn -
Kasus positif corona di
Jawa Barat per
Sabtu (
28/
3) naik menjadi
119 pasien. Angka tersebut bertambah
21 orang dari sebelumnya pada
Jumat dilaporkan sebanyak
98 orang.
Dari situs pantau
Covid-
19 Pemprov Jabar per
Sabtu (
28/
3) pukul
19.30, angka kematian akibat
virus corona juga bertambah tiga hingga menjadi
17 orang. Sementara itu total orang sembuh
6 orang.
Pada kategori orang dalam pemantauan (
ODP), total
berjumlah 5.419, dengan
rincian 1.515 selesai
pemantauan dan
3.904 masih dalam proses.
Sedangkan jumlah pasien dalam pengawasan (
PDP) mencapai
total 664 orang. Sebanyak
147 di antaranya selesai pengawasan dan
517 masih dalam pengawasan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar Setiawan Wangsaatmaja mengatakan Pemprov Jabar mengambil keputusan untuk memperpanjang penyesuaian sistem kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Jabar sampai 29 Mei mendatang.
Perpanjangan penyesuaian sistem kerja yang memungkinkan
ASN Pemprov Jabar bekerja dari rumah melalui
mekanisme sistem kerja fleksibel atau
Flexible Working Arrangement (
FWA) itu dituangkan dalam
Surat Edaran Sekretaris Daerah Jabar nomor
800/
47/
BKD.
Menurut
Setiawan, keputusan tersebut sesuai dengan
Keputusan Gubernur Jabar Nomor 443/
Kep.
189-
Hukham/
2020 tentang Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana Wabah Penyakit
Coronavirus Disease (
Covid-
19) di
Jabar.
"Kebijakan ini berlaku untuk para
Pejabat Pengawas,
Pejabat Fungsional non-
pelayanan dan
Pejabat Pelaksana di lingkungan Pemerintah Daerah
Provinsi Jawa Barat yang dimungkinkan untuk melaksanakan tugas dari rumah dengan tetap melaporkan kegiatan kerja," ujar
Setiawan.
Meski bekerja di rumah,
Setiawan mengatakan para
ASN Pemprov Jabar yang mengikuti kebijakan
FWA harus betul-betul tinggal di rumah, dan siap dipanggil setiap saat berangkat menuju tempat tugas jika diperlukan
Sumsel tambah satu pasien positif corona
Dari
Sumatra selatan,
pasien positif terpapar Covid-
19 bertambah satu orang.
Pemprov Sumsel belum mengetahui pasien dalam pengawasan (
PDP) mana yang sampel darahnya
positif virus corona tersebut.
Juru Bicara
Gugus Tugas Pencegahan dan Penanggulangan
Covid-
19 Sumsel, Yusri mengatakan dengan bertambahnya satu pasien positif
virus corona, maka hingga
Sabtu (
28/
3) terdapat dua kasus positif di
Sumsel.
"Kami masih menelusuri dan menunggu data dari pusat untuk mengetahui siapa yang positif, karena kami sudah mengirim beberapa sampel dari
PDP yang ada sekarang," ujar
Yusri.
Menurut dia, pihaknya masih menunggu laporan resmi dari pusat terkait sampel yang hasilnya sudah diketahui. Bisa saja pasien positif tersebut merupakan
PDP warga Prabumulih yang meninggal pada
Senin (
23/
3) lalu.
"Jika benar pasien asal Prabumulih yang positif, satgas telah melakukan upaya preventif sejak awal dengan memeriksa orang-orang yang sempat kontak dengannya. Mereka disarankan
isolasi mandiri di rumah dan tetap dalam pemantauan," kata dia. (
hyg/
idz/
ain)
0 Comments