TribunKsn - Seorang laki-laki menyerang beberapa orang dengan
pisau di sebuah pusat perbelanjaan dan ruas jalan
Romans-
sur-
Isere di
Prancis bagian tenggara pada
Sabtu (4/4).
Penyerangan berlangsung di tengah penutupan akses (
lockdown) yang diberlakukan oleh pemerintah setempat.
Penyerangan mengakibatkan
dua orang
laki-
laki meninggal dan
tujuh orang mengalami
luka-
luka. Salah satu korban luka dinyatakan dalam kondisi
kritis di
rumah sakit.
Pelaku menyerang dengan sebuah
pisau. Saat ini, pelaku sudah ditangkap oleh aparat keamanan. Penangkapan dilakukan sekitar pukul
11.00 waktu setempat.
Prancis sudah melangsungkan skema
lockdown selama
tiga minggu. Kebijakan diambil untuk menekan penyebaran
pandemi virus corona atau
Covid-
19 di negara
kawasan Eropa itu.
Pemerintah setempat bahkan memberlakukan denda senilai
35 euro atau
US$38 setara
Rp623 ribu per orang kepada warga yang ke luar rumah di tengah pelaksanaan
lockdown. Denda itu kemudian meningkat menjadi
135 euro atau
setara Rp2,4 juta per orang
mulai 19 Maret 2020.
Menurut data
Kepolisian Prancis setidaknya hukuman denda sudah diberikan ke
4.095 orang warga yang melanggar ketentuan
lockdown.
Kasus positif virus corona di
Prancis masih meningkat dari
hari ke
hari.
Berdasarkan data penyebaran
virus corona Johns Hopkins University pada
Sabtu (4/4) pukul
18.00 WIB, jumlah kasus positif di
Prancis mencapai
83.029 kasus. Dari jumlah tersebut, sebanyak
14.135 orang sembuh dan
6.520 orang meninggal.
Saat ini,
Prancis berada di peringkat kelima sebagai negara dengan kasus positif
virus corona terbanyak di dunia. Posisi pertama diduduki oleh
Amerika Serikat 278.458 kasus,
Italia 119.827 kasus,
Spanyol 119.199 kasus, dan
Jerman 91.159 kasus.
0 Comments