TribunKsn - Satu orang dinyatakan
meninggal dunia dalam
peristiwa ambruknya sebuah jembatan di
Desa Cijunti,
Kecamatan Campaka,
Kabupaten Purwakarta,
Jawa Barat,
ambruk akibat
longsor,
Jumat (
3/
4).
"Berdasarkan info terbaru dari unsur di
lapangan,
korban tertimbun berjumlah lima orang (sebelumnya diberitakan
enam orang). Dengan rincian
empat selamat dan
satu dalam
keadaan meninggal dunia," kata
Kepala Kantor SAR Bandung Deden Ridwansyah.
Korban meninggal dunia tersebut adalah seorang
perempuan bernama
Rohayahati (
45). Ia merupakan warga
Simpang Kidul Desa Cihambulu,
Kecamatan Pabuaran,
Kabupaten Subang.
"Pada saat
tim rescue Basarnas Bandung sedang dalam perjalanan menuju lokasi kejadian, unsur lain di lapangan melaporkan bahwa pada pukul
16.20 WIB, satu korban dalam pencarian ditemukan dalam kondisi meninggal dunia," tutur
Deden.
Kemudian sekitar
pukul 16.45 WIB, korban tersebut berhasil dievakuasi dan dilarikan ke
Rumah Sakit Thamrin Purwakarta. Sementara,
tim Basarnas bergeser ke
Polsek Campaka untuk memastikan data korban dan tak ada lagi korban yang tertimbun
longsoran.
Selain korban meninggal,
empat korban selamat juga dievakuasi ke
RS Thamrin Purwakarta.
Mereka yang selamat adalah Sarman (
30),
Bahri (
10),
Jaja (
45), dan
Syarif (
20).
"Dengan telah ditemukannya seluruh
korban maka kami usulkan penutupan operasi
SAR dan
tim kembali ke
mako," kata
Deden.
Seperti diketahui,
longsor yang membuat
jembatan di
Desa Cijunti ambruk sekitar pukul 15.00 WIB. Kondisi jalan yang amblas mengakibatkan pergeseran tanah dan membuat jembatan tersebut
ambruk.
0 Comments